Dalam proses pengolahan air limbah, aerasi adalah memasukan udara ke dalam cairan, membuat suasana aerobik untuk mikroba agar dapat mendegradasi materi organik.
Tujuan aerasi ada dua :
- Untuk memasok oksigen yang di butuhkan untuk metabolisme mikroorganisme, dan
- Untuk alat pencampuran sehingga mikoorrganisme masuk ke dalam kontak media dengan pola terlarut dan tersuspensi.
Kedua sistem aerasi yangpaling umum adalah di bawah subsurface dan mekanik. Dalam sistem subsurface, udara di masukkan oleh diffusers atau perangkat lain yang terendam dalam air limbah. Sebuah sistem mekanis pengadukan air limbah dengan berbagai cara (misalnya baling-baling) untuk memasukan udaradari atmosfer. Fine bubble diffuser adalah bentuk aerasi subsurface dimana udara dimasukan dalam bentuk gelembung yang sangat kecil. Sejak krisis energi di awal 1970-an, telah terjadi peningkatan minat untuk fine bubble diffuser sebagai sistem yang kompetitif karena nilai efisiensi transfer oksigen (OTE). Keunggulan Fine Bubble Diffuser adalah : Exhibit high OTEs Exhibit high aeration efficiencies (mass oxygen transffered per unit power per unit time) Can satisfy high oxygen demands Are easily adaptable to existing basins for plant upgrades Result in lower volatile organic compound emissions than nonporous diffusers or mechanical aeration device.
Sumber : EPA 832-F-99-065, September 1999
Aplikasi :
Aerasi kolam aerator wastewater treatment, atau aerasi kolam udang, atau aerasikolam ikan.
Spesifikasi :
- Disc size : dia 9”
- Connection : NPT ¾"
- Membrane materian : Rubber
- Membrane color : Black
- Disk color : White dove
- Single membrane type without logo
- Original : Local






0 komentar:
Posting Komentar